Senin, 09 Februari 2015
penyakit disentri
Gejala penyakit ini biasanya berbentuk umum atau kurang spesifik seperti misalnya kelelahan dan mual. Banyak orang yang baru merasakan gejala secara jelas setelah kanker mencapai stadium lanjut. Gejala kanker hati meliputi:
Kelelahan
Penurunan berat badan tanpa sebab
Mual-mual
Muntah
Sakit kuning (kulit dan bagian putih mata yang menguning akibat meningkatnya kadar bilirubin dalam tubuh manusia
apa saja jenis disentri?
Ada dua jenis utama disentri yang digolongkan berdasarkan penyebabnya, yaitu disentri basiler atau sigelosis yang disebabkan oleh bakteri shigella dan disentri amoeba atau amoebiasis yang disebabkan oleh amoeba (parasit bersel satu) bernama Entamoeba histolytica yang biasanya ditemukan di daerah tropis. Disentri basiler biasanya lebih ringan dibanding dengan disentri amoeba.
Kedua jenis ini biasanya menular karena lingkungan yang kotor. Manusia juga sering terinfeksi karena mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi.
Walau disentri bisa sembuh tanpa penanganan medis, penderita dianjurkan untuk tetap waspada karena disentri bisa berujung pada dehidrasi dan bahkan kematian. Hal ini umumnya terjadi di daerah dengan sanitasi yang buruk dan terutama jika perawatan klinis susah untuk didapatkan.
langkah pencegahan disentri
Menjaga kebersihan memiliki peran penting dalam pencegahan disentri. Selain bisa berdampak kepada si penderita, penyakit ini juga berpotensi untuk menyebar kepada orang-orang di sekitarnya, terutama anggota keluarga. Karena itu sebaiknya disentri dicegah mulai dari aspek kontak pertama hingga penyebarannya.
Berikut ini merupakan langkah-langkah pencegahan terkena disentri akibat faktor kontaminasi:
Menjauhi makanan yang kebersihannya tidak terjamin dan tidak minum air langsung dari keran.
Selalu mencuci tangan sebelum makan.
Memisahkan makanan yang mentah dari yang matang.
Mengonsumsi makanan yang dimasak sampai benar-benar matang.
Menyimpan makanan di kulkas dan tidak membiarkan makanan tertinggal di bawah paparan sinar matahari atau suhu ruangan.
Jika Anda mengalami disentri, langkah-langkah berikut akan sangat berguna untuk mencegah penyebarannya pada orang-orang di sekitar Anda:
Mencuci tangan sebelum makan atau menyiapkan makanan.
Mencuci tangan setelah dari toilet dan selalu bersihkan toilet dengan disinfektan setelah buang air besar.
Jika tinggal satu rumah, pastikan penderita tidak menggunakan handuk atau peralatan makan yang sama dengan anggota rumah lainnya.
Penderita sebaiknya tidak keluar rumah selama minimal 48 jam setelah periode disentri berakhir.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar